Integritas Akademik Dalam Era Kecerdasan Buatan: Analisis Risiko Dan Upaya Penguatan Etika Digital

Authors

  • Tutik Sukmalasari Putri Megister Of Islamic Economic, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.1234/alilm.v5i1.153

Keywords:

Integritas Akademik, Etika Digital, Literasi Digital, Pendidikan Tinggi

Abstract

Era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) membawa perubahan signifikan dalam pendidikan tinggi, namun sekaligus menimbulkan risiko terhadap integritas akademik. Penelitian ini menganalisis risiko penggunaan AI, faktor yang memengaruhi penyalahgunaan teknologi, serta upaya penguatan etika digital untuk mencegah pelanggaran akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis teoritis berdasarkan literatur terkini mengenai AI, etika digital, dan integritas akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan generative AI dapat meningkatkan potensi plagiarisme, contract cheating, dan ketergantungan pada sistem otomatis, yang dipengaruhi oleh sikap mahasiswa, literasi digital, tekanan akademik, desain tugas, serta budaya institusi. Teori Integritas Akademik, Etika Digital, Technology Acceptance Model, Theory of Planned Behavior, dan Sistem Sosial Pendidikan membantu menjelaskan dinamika risiko dan perilaku mahasiswa. Untuk menjaga integritas akademik, diperlukan pendekatan multidimensi berupa peningkatan literasi digital, pendidikan etika digital, regulasi institusi yang adaptif, desain pembelajaran autentik, serta kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan institusi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi institusi pendidikan untuk memanfaatkan AI secara etis sekaligus mempertahankan kualitas dan kejujuran akademik.

Published

2023-05-20